Sunday, December 20, 2009

TUGAS PTP IRIGASI PERTANIAN

INTRODUCTION

Pertanian atau Agriculture merupakan suatu kegiatan yang berkaitan dengan bagaimana memproduksi makanan atau barang melalui kegiatan pertanian dan kehutanan. Salah satu dari tujuan teknik pertanian yaitu untuk menjaga suatu produk pertanian agar kualitasnya sama antara pasca panen dengan pra panen. Sehingga dibutuhkan perbaikan lahan dengan cara perbaikan kondisi fisik dan termal tanah, perbaikan kondisi biologi dalam tanah serta penerapan irigasi yang tepat. Tujuan lain dari teknik pertanian yaitu untuk menerapkan prinsip-prinsip teknologi dan daya. Hal ini berarti bahwa dalam teknik pertanian mengambil aspek teknologi dalam mengembangkan tanaman.
Dalam setiap kegiatan pertanian pasti diperlukan suatu sistem saluran yang mendukung dalam pendistribusian air agar bahan pertanian tersebut tidak mati. Sistem ini disebut irigasi. Irigasi merupakan suatu ilmu yang memanfaatkan air untuk tanaman mulai dari tumbuh sampai masa panen. Irigasi ini termasuk dalam bangunan pertanian atau farm structure. Bangunan pertanian merupakan sarana pendukung dalam proses kegiatan pertanian. Dengan perbedaan-perbedaan kebutuhan tanaman terhadap air maka memang diperlukan suatu system irigasi ini. Maksud irigasi ialah untuk mencukupi kebutuhan air guna pertanian dan tujuan irigasi tergantung dari kebutuhan untuk apa irigasi itu akan diperlukannya. Jika pada suatu lahan pertanian didapatkan bahwa kekurangan atau kelebihan akan air maka irigasi berguna untuk memberikan suatu control terhadap keluar masuknya air pada lahan. Maksud dari irigasi tersebut antara lain :
a. Membasahi tanah
b. Merabuk
c. Mengatur suhu (temperatur) tanah
d. Menghindari gangguan dalam tanah
e. Kolmatase
f. Membersihkan air kotoran
g. Mempertinggi air tanah.


PEMBAHASAN

Air tersebut diambil dari sumbernya, dibawa melalui saluran, dibagikan kepada tanaman yang memerlukan secara teratur, dan setelah air tersebut terpakai, kemudian dibuang melalui saluran pembuang menuju sungai kembali. Ketersediaan sumber air irigasi sangat penting. Salah satu upaya mencari potensi sumber air irigasi adalah dengan melakukan deteksi air bawah permukaan (groundwater) melalui pemetaan karakteristik air bawah tanah. Cara ini dapat memberikan informasi mengenai sebaran, volume dan kedalaman sumber air untuk mengembangkan irigasi suplemen. Irigasi merupakan usaha untuk mendatangkan air dengan membuat bangunan dan jaringan berupa saluran - saluran untuk mengalirkan air guna keperluan pertanian, membagi-bagikan air ke sawah-sawah atau ladang-ladang dengan cara yang teratur dan membuang air yang tidak diperlukannya lagi, setelah air itu digunakan dengan sebaik-baiknya.
Irigasi dikehendaki dalam situasi:
(a) bila jumlah curah hujan lebih kecil dari pada kebutuhan tanaman,
(b) bila jumlah curah hujan mencukupi tetapi distribusi dari curah hujan tidak bersamaan dengan waktu yang dikehendaki tanaman.
Point (a) menyatakan bahwa jika air yang dibutuhkan tanaman sangat banyak, namun air yang berasal dari hujan tersebut tidak mencukupi kebutuhan dari tanaman. Tugas dari sistem irigasi yaitu untuk mengatur debit air yang dibutuhkan oleh tanaman pada saat air sangat terbatas bagi pertumbuhan tanaman. Sehingga pemanfaatannya harus efisien. Jumlah air irigasi yang diberikan ditetapkan berdasarkan kebutuhan tanaman, kemampuan tanah memegang air, serta sarana irigasi yang tersedia.
Pada poin (b), irigasi digunakan jika air yang dibutuhkan untuk tanaman terlalu banyak. Fungsi irigasi di sini sebagai pengatur debit air agar air tidak terlalu banyak atau sedikit.
Keragaman jenis tumbuh-tumbuhan karena adanya pengaruh iklim yang kompleks, selain butuh air, tanaman membutuhkan tempat untuk tumbuh yaitu tanah. Tanah yang baik untuk usaha pertanian adalah tanah yang mudah diolah, dan produktivitas tinggi. Sedangkan komposisi tanah untuk kepentingan pertanian berupa tanah mineral dengan kandungan bahan organik (humus) dan tentu saja unsur air dan udara ada pada komposisi tanah tersebut.
Irigasi sangat dibutuhkan dalam rangka melakukan proses pertanian. Produksi tanaman pertanian juga dapat dipengaruhi oleh irigasi. Contohnya pada produksi jagung di Lamuru, Sumba Timur. Daerah ini merupakan daerah yang mempunyai curah hujan yang minim (<1000 mm) dengan penyebaran hujan yang sangat pendek. Hal ini mempengaruhi budidaya pertanian yang dilakukan oleh masyarakat Lamuru. Oleh sebab itu, sistem irigasi diperlukan untuk mengontrol jumlah air yang dibutuhkan tanaman dengan jumlah yang terbatas.


KESIMPULAN

Oleh karena itu ilmu irigasi sangat penting untuk membuat petani atau rakyat sekitarnya dapat memanfaatkan sumber air yang ada, sehingga petani dapat meningkatkan kesejahteraannya.
Adapun manfaat yang dapat kita ambil dari irigasi adalah:
1.Sistem dapat menjamin sepenuhnya persediaan air untuk tanaman.
2.Sistem dapat menjamin waktu panen pada saat musim kering.
3.Menjaga suhu tanah agar tetap dingin.
4.Mencuci garam – garam yang berada dalam tanah.
5.Memperkecil resiko rembesan air tanah.
6.Agar tanah lebih mudah dikerjakan pada waktu membajak.


REFERENSI
www.wikipedia.com
www.suaramedia.com
http://www.trubus-online.co.id
http://mekanisasi.litbang.deptan.go.id/irigasi Diakses 17 Des 2009 pukul 16.27


Created by: Ardy, Amme & Zay

1 comments:

Nurul Aulia said...

adu adu..
tugas qo' dmasukkin kadieu??
kumaha sii?
aya aya wae jay...

Post a Comment

LAPORAN KARYA TULIS © 2008 Template by:
SkinCorner